Bedah Karya Sastra dan Buka Bersama dalam Kegiatan Mahasiswa Ngaji Sastra (Mantra) Vol.4

Gambar
  Dengan tema "Menajamkan Perspektif Mahasiswa terhadap Realitas Patriarki dan Perlawanan Perempuan melalui Film." Acara buka bersama dan bedah karya sastra yang diselenggarakan oleh Program Studi Tadris Bahasa Indonesia pada 3 Maret 2026 berlangsung dengan penuh antusiasme dan inspirasi. Film Perempuan Berkalung Sorban karya Abidah El Khalieqy menjadi sorotan utama dalam diskusi, khususnya mengenai bagaimana kisah perjuangan dan keberanian tokoh utama untuk berdiri tegak pada keyakinan yang benar.  Dengan menghadirkan pemateri kompeten, Bapak Moh. Fikri Zulfikar, M.Pd., Bu Dr. Salma Sunaiyah, M.Pd., dan Bapak Dr. Iwan Marwan, M.Hum., acara ini sukses menggali bagaimana kisah perjuangan Zakiah diterjemahkan kedalam bahasa visual tanpa menghilangkan esensi ceritanya. Diskusi berlangsung interaktif, diperkaya dengan sesi pemutaran film serta pemaparan mendalam dari para pemateri. Pak Fikri pun berpesan, " Selain menonton film, alangkah baiknya kalian juga membaca novelnya....

RUANG CIPTA PUISI DALAM KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT HMPS TADRIS BAHASA INDONESIA

 

Foto bersama di MTs Plus Madinatul Mubtadi- Ien

Foto bersama di SMP Pawyatan daha 2

Selama dua hari, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Bahasa Indonesia sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Cipta Baca Puisi pada tanggal 5 & 12 Juni 2025, dengan mengusung tema "Menumbuhkan Kreativitas anak Indonesia melalui kata dalam puisi".

 

Kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan, khususnya bagi siswa kelas VII & VIII. Kegiatan pada hari pertama dilaksanakan di MTs Plus Madinatul Mubtadi- Ien dan tanggal 12 Juni, di SMP Pawyatan Daha 2 yang disambut dengan antusias oleh para siswa. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, serta para guru sehingga menambah euforianya.

 

Usai menyanyikan lagu Indonesia Raya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari saudara M. Rafi Adyatama, sebagai ketua pelaksana dan Nina Nafira Rukmana sebagai ketua umum HMPS Tadris Bahasa Indonesia. Kemudian sambutan beralih pada Wakil Kepala Sekolah MTs Plus Madinatul Mubtadi- Ien, dan SMP Pawyatan Daha 2, keduanya menyampaikan ucapan terima kasih karena telah memilih sekolahnya sebagai tempat kegiatan Ruang Cipta Puisi. Sehingga keduanya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi dan minat siswa-siswi dalam menciptakan sebuah karya sastra berupa puisi.

 

Setelah serangkaian pembukaan terlaksana, kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan materi puisi oleh saudara Renal Maulana dan Saudari Ula Hidayaturrohmah. Keduanya menyampaikan bahwa puisi adalah teks atau karangan sebagai bentuk mengekspresikan diri, pikiran, dan perasaan dengan mengutamakan keindahan kata-kata yang dituangkan dalam sebuah karya sastra yang puitis. Dalam pemaparan keduanya menyampaikan materi mengenai puisi, mulai dari unsur, jenis, dan cara memahami puisi.

 

Kedua pemateri menyampaikan bahwa unsur-unsur dalam membangun puisi terdiri dari larik, bait, rima, imaji, diksi, dan majas. Kemudian disampaikan juga bahwa jenis-jenis puisi dibedakan menjadi dua, yakni berdasarkan maknanya dan berdasarkan isinya. Berdasarkan maknanya terdiri atas puisi diafan dan prismatis. Sedangkan, berdasarkan isinya terdiri atas puisi naratif, puisi lirik, dan puisi deskriptif. Tidak hanya itu, kedua pemateri juga memberikan lima cara untuk memahami puisi, yaitu; perhatikan judulnya, carilah arti dari kosa kata yang tidak diketahui artinya, membayangkan kejadian yang ada dalam puisi, menandai kata-kata yang sering diulang, lalu perhatikan diksi yang digunakan.

 

Setelah pemaparan materi tersebut usai, kegiatan dilanjutkan dengan tugas praktik menciptakan puisi secara individu yang dipandu oleh beberapa mentor. Para siswa pun terlihat sangat antusias dan bersemangat untuk menuangkan pikiran dan perasaannya dalam bentuk puisi. Dalam proses merangkai puisi tidak hanya di dalam kelas saja, namun siswa diberi kesempatan mengerjakan di luar ruangan untuk mencari inspirasi. Selanjutnya, hanya dalam waktu satu jam para siswa telah menyelesaikan tugasnya dan siap untuk mendeklarasikan puisi yang telah dibuat tersebut.

 

Pada saat pendeklarasian puisi, pemateri memberikan kesempatan kepada dua siswa yang berani untuk membacakan karya puisinya di depan teman-teman mereka. Mereka membacakan puisi dengan sangat baik dan luar biasa. Selanjutnya, pemateri dan moderator mengajak siswa untuk bermain bersama. Permainannya sangat seru dengan ketentuan siapa yang kalah akan maju ke depan untuk menjawab pertanyaan mengenai materi yang sudah dijelaskan, ternyata dari permainan tersebut banyak siswa yang tidak fokus, yang membuat mereka mendapatkan hukuman, yaitu membacakan karya puisinya di depan teman-temannya. Tidak kalah dengan keempat siswa tadi, ternyata mereka juga memiliki potensi yang sangat baik dalam berekspresi melalui puisi yang dibacanya.

 

Setelah pendeklarasian puisi selesai, mentor mengumpulkan semua hasil karya puisi siswa yang nantinya akan dijadikan Antologi Puisi. Acara selanjutnya adalah penutupan sekaligus penyerahan hadiah dan cenderamata. Di MTs Madinatul Mubtadi- Ien Penutupan disampaikan oleh MC, dan di SMP Pawyatan Daha 2 disampaikan oleh Wakil Ketua HMPS Tadris Bahasa Indonesia, Nur Faizin. yang didampingi semua dewan guru. Selanjutnya, penyerahan hadiah diberikan kepada empat siswa dari MTs Madinatul Mubtadi-Ien dan SMP Pawyatan Daha 2 yang telah berani maju ke depan untuk membacakan hasil puisi, serta penyerahan cenderamata diberikan kepada kedua pihak sekolah sebagai bentuk kenang-kenangan dari HMPS Tadris Bahasa Indonesia, kemudian dilanjutkan sesi foto bersama dan pembagian stiker kepada seluruh siswa MTs Madinatul Mubtadi- Ien dan SMP Pawyatan Daha 2.

 

Kegiatan telah berjalan dengan lancar sehingga kedua bela pihak, baik dari pihak HMPS Tadris Bahasa Indonesia maupun pihak sekolah saling memberikan apresiasi. Semoga dengan adanya kegiatan Ruang Cipta Puisi ini, para siswa dapat mengembangkan potensi dirinya serta dapat menciptakan sebuah karya yang berguna bagi bangsa.

 

Dokumentasi

Penyerahan hadiah dan cinderamata di MTs Madinatul Mubtadi- Ien

Penyerahan hadiah di SMP Pawyatan Daha 2
Penyerahan hadiah di MTs Madinatul Mubtadi- Ien

Penyerahan cinderamata di SMP Pawyatan Daha 2

Praktik menciptakan puisi di SMP Pawyatan Daha 2

Praktik menciptakan puisi di MTs Madinatul Mubtadi- Ien

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bedah Karya Sastra dan Buka Bersama dalam Kegiatan Mahasiswa Ngaji Sastra (Mantra) Vol.2

Bedah Karya Sastra dan Buka Bersama dalam Kegiatan Mahasiswa Ngaji Sastra (Mantra) Vol.4

SOBAT Tadris Bahasa Indonesia: "Abhivana Patha Nirmala Cahaya"