Bedah Karya Sastra dan Buka Bersama dalam Kegiatan Mahasiswa Ngaji Sastra (Mantra) Vol.4

Gambar
  Dengan tema "Menajamkan Perspektif Mahasiswa terhadap Realitas Patriarki dan Perlawanan Perempuan melalui Film." Acara buka bersama dan bedah karya sastra yang diselenggarakan oleh Program Studi Tadris Bahasa Indonesia pada 3 Maret 2026 berlangsung dengan penuh antusiasme dan inspirasi. Film Perempuan Berkalung Sorban karya Abidah El Khalieqy menjadi sorotan utama dalam diskusi, khususnya mengenai bagaimana kisah perjuangan dan keberanian tokoh utama untuk berdiri tegak pada keyakinan yang benar.  Dengan menghadirkan pemateri kompeten, Bapak Moh. Fikri Zulfikar, M.Pd., Bu Dr. Salma Sunaiyah, M.Pd., dan Bapak Dr. Iwan Marwan, M.Hum., acara ini sukses menggali bagaimana kisah perjuangan Zakiah diterjemahkan kedalam bahasa visual tanpa menghilangkan esensi ceritanya. Diskusi berlangsung interaktif, diperkaya dengan sesi pemutaran film serta pemaparan mendalam dari para pemateri. Pak Fikri pun berpesan, " Selain menonton film, alangkah baiknya kalian juga membaca novelnya....

Kreativitas untuk Negeri: HMPS Tadris Bahasa Indonesia Meluncurkan Antologi Puisi sebagai Bentuk Pengabdian Masyarakat



Dalam rangka menjalankan tridharma perguruan tinggi, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Bahasa Indonesia IAIN Kediri berhasil menciptakan karya yang luar biasa melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Dengan semangat berkarya dan berkontribusi untuk masyarakat, HMPS Tadris Bahasa Indonesia meluncurkan sebuah antologi puisi yang berjudul "Pramoedya Aksara".

Antologi ini merupakan hasil kolaborasi yang indah antara siswa SMP Plus Arrahman dan siswa MTs Al-Ishlah. Kegiatan ini dimulai dengan serangkaian materi terkait kepenulisan puisi, hal ini bertujuan untuk membimbing siswa agar mampu mengekspresikan diri melalui seni puisi. Antusiasme siswa sangat tinggi, terbukti dari banyaknya puisi yang berhasil dihasilkan selama kegiatan berlangsung.

Setiap puisi yang terdapat dalam buku ini merupakan ungkapan jiwa dan pemikiran siswa yang terkemas secara rapih dengan ciri khas dari tangan mungil calon penulis kecil. Buku ini menampilkan ragam puisi yang menggugah perasaan, memperkaya imajinasi, dan menginspirasi pembaca dengan beragam tema yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Sehingga melalui puisi-puisi ini, terpancar lah kepekaan siswa terhadap lingkungan sekitar, nilai-nilai kehidupan, serta perjuangan dan harapan para generasi muda dalam mencari jati diri dan makna hidup.

“Buku ini tentu sangat menarik untuk di baca. Tertuangnya makna tentang kehidupan dan alam yang tersampaikan dengan rapih melalui bait puisi karya mereka, sehingga apa yang ada di dalamnya tidaklah terkesan monoton maupun menggurui," ujar ketua HMPS Tadris Bahasa Indonesia, Nur Khofifatul Khoiroh.

Untuk memberikan gambaran lebih lengkap tentang karya yang dihasilkan, berikut adalah dua puisi karya siswa SMP Plus Arrahman dan MTs Al-Ishlah:


Laki-Laki

Oleh: Atha Raffasya Setiatama

Laki-laki hidup menggenggam amanahnya

Mereka berjuang sekuat tenaga mereka

Berjuang hingga mungkin tumpah darahnya

Dilarang bersedih karena kelelakian padanya


Setetes keringatnya adalah kehidupannya

Bertarung diri dengan pikiran dan dunia

Melupakan duka untuk kebahagiannya

Melepas penat masih dengan ketenangannya


Badanmu yang selalu kuat akan penderitaan

Tidak mengenal lelah akan perjuangan

Laki-laki akan menemui ketenangan

Ketika akan dikebumikan


 Membangun Mimpi

Oleh: Jimtsa Martha

Kumulai hariku dengan setiap doa

Untuk menghapus masa depan yang gulita

Untuk membahagiakan orang tua

Dan juga saudara-saudara


Untuk membangun setiap mimpi

Kumulai belajar sejak dini

Dengan mengharap ridho ilahi

Untuk masa depanku nanti


*Bagi yang ingin membaca lebih lanjut, fail antologi puisi dapat diunduh melalui pranala "Pramoedya Aksara".


Antologi puisi ini tidak hanya menjadi bukti konkret kontribusi mahasiswa terhadap masyarakat, tetapi juga menginspirasi banyak orang untuk mulai menulis dan berbagi cerita mereka. HMPS Tadris Bahasa Indonesia berharap, karya ini dapat menjadi langkah awal untuk kegiatan literasi lebih lanjut di masa depan.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat tidak selalu harus dalam bentuk fisik atau materi. Kadang, memberikan ruang untuk berkarya dan berekspresi dapat memberikan dampak yang sangat besar bagi perkembangan siswa dan masyarakat. Melalui karya ini, diharapkan dapat meningkatkan minat baca, memperkaya khazanah sastra Indonesia, serta dapat menginspirasi pembaca untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi kreatifnya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bedah Karya Sastra dan Buka Bersama dalam Kegiatan Mahasiswa Ngaji Sastra (Mantra) Vol.2

Bedah Karya Sastra dan Buka Bersama dalam Kegiatan Mahasiswa Ngaji Sastra (Mantra) Vol.4

SOBAT Tadris Bahasa Indonesia: "Abhivana Patha Nirmala Cahaya"